Berita  

Aceh Tamiang Terima Bantuan Logistik Bencana dari Pemerintah Aceh

Aceh Tamiang Terima Bantuan Logistik Bencana Dari Pemerintah Aceh
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn (tengah) bersama Wakil Bupati, Tengku Insyafuddin, ST (kedua dari kiri), saat menerima bantuan logistik dari Pemerintah Aceh melalui BPBA yang didampingi Kadinsos Aceh Tamiang (ujung kanan) dan Kalak BPBD Aceh Tamiang (ujung kiri). [dok. Humas 2022].

Rumohacehnews.com, Aceh Tamiang – Darurat bencana banjir yang merendam nyaris seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, membuat bantuan logistik terus berdatangan. Hari ini, Kamis (6/1/22) Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, didampingi Wakil Bupati, Tengku Insyafuddin, ST, kembali menerima bantuan logistik dari Gubernur Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana di halaman Pendopo Bupati setempat.

Atas bantuan tersebut, Bupati Mursil dan Wabup Insyafuddin sangat berterima kasih atas respon cepat tanggap Pemerintah Aceh terhadap bencana yang dilanda.

“Terima kasih tak terhingga kami kepada Gubernur Aceh, Bapak Nova Iriansyah, Ketua DPRA, dan seluruh jajaran atas respon cepat terhadap bencana yang tengah kami hadapi. Bantuan logistik ini bentuk ekspresi kepedulian dan empati Pemerintah Aceh kepada kami.”, ujar Mursil.

Kepala Pelaksana BPBA melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Fadmi Ridwan menyerahkan paket sembako berupa 5000 kg beras, 400 liter minyak goreng, 500 dus mi instan, 120 kg gula pasir, 300 dus air mineral kemasan dan 4.000 butir telur ayam buras.

“Harapan Pak Gubernur agar bantuan untuk korban bencana banjir ini, secepatnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak secara adil dan tepat sasaran”, kata Fadmi menyampaikan pesan kepada Pimda Aceh Tamiang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahri yang juga hadir saat penerimaan bantuan logistik, saat ini sebanyak 20 kampung di Kecamatan Bendahara dan 15 Kampung di Kecamatan Manyak Payed masih terendam oleh banjir. Hal ini diakibatkan jebolnya tanggul di sejumlah titik.

“Meskipun sudah empat hari berlalu, tetapi banjir masih merendam puluhan kampung. Itu karena beberapa tanggul di Sungai Tamiang yang berada di Kecamatan Bendahara jebol, membuat seluruh saluran masih berisi air sehingga banjir lambat surutnya”, sebut Syahri.

Usai dilakukan pendataan oleh Dinas Sosial Aceh Tamiang, seluruh bantuan yang telah diterima Pemkab Aceh Tamiang akan disalurkan kepada para korban banjir melalui kecamatan masing-masing.

Laporan: DM

Tinggalkan Balasan