công thức tính đầu tư nước ngoài ròng là: công ty cp đầu tư và thương mại tam long cong ty co phan quang cao va thuong mai delta quy định về quản lý, thanh toán vốn đầu tư sử dụng nguồn vốn ngân sách nhà nước yêu e từ cái nhìn đầu tiên tập 2 yêu lại từ đầu chương 219 hiệp định chung về thuế quan và thương mại tỷ lệ dự trữ bắt buộc đối với các ngân hàng thương mại
Berita  

Asisten Pemerintahan: Jadikan Nabi Muhammad Saw Sebagai Suri Tauladan yang Baik Bagi Umat

Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Tamiang Drs. Amiruddin Y mewakili Bupati Aceh Tamiang menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Miftahul Jannah Kampung Durian, Sabtu (30/10/2021).

Rumohacehnews.com, Aceh Tamiang – Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Tamiang Drs. Amiruddin, Y mewakili Bupati Mursil menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Miftahul Jannah, Kampung Durian. Acara berlangsung pukul 20.30 wib, pada sabtu (30/10).

Memberikan arahan dan sambutanya dalam peringatan tersebut, Amiruddin menyampaikan peringatan Maulid Nabi bukan hanya ritual semata, akan tetapi menjadi satu momen untuk semakin mempertebal keimanan.

“Banyak hikmah dan pelajaran dari perjuangan Nabi Muhammad SAW yang dapat kita petik, bagaikan mata air yang tidak pernah kering”, ungkapnya.

Dalam fase berjuang menghadapi pandemi Covid-19, diterangkan olehnya merupakan bentuk ujian dari Allah SWT, untuk menguji kesabaran insan beriman.

“Umat Islam meneladani Rasulullah yang begitu penyabar dan berakhlak mulia. Nabi Muhammad SAW bersabda, siapa yang melepaskan kesusahan saudaranya maka Allah akan melepaskan kesusahannya nanti pada hari kiamat”, sebut Amir.

“Hadist nabi tersebut mengajarkan kita untuk saling peduli dan membantu saudara kita yang sedang tertimpa kesusahan. Dengan semangat kepedulian itulah, Insya Allah kita akan mampu melalui masa-masa sulit di saat pandemi ini,” lanjutnya.

Dalam acara tersebut, Amir menghimbau kepada semua yang hadir untuk tetap menjaga protokol kesehatan di tengah-tengah aktivitas masyarakat dan menyukseskan program vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah guna dapat memutus mata rantai penyebaran pandemi covid-19 ini.

Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Ust. Zulkarnain melaporkan, adapun kegiatan Maulid ini dimulai dari pagi hingga puncaknya malam ini, berkat kerjasama dan peran serta dari seluruh elemen yang ada di Kampung Durian ini.

“Atas nama panitia kami ucapkan terimakasih atas dukungan dan support yang luar biasa dari semuanya, sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Datok Penghulu Kampung Durian Ibrahim Johan, SP yang mengingatkan agar senantiasa menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dan tuntunan hidup bagi umat dan perbanyak bershalawat.

Puncak Peringatan Maulid, diisi ceramah singkat dari Ustadz Ahmad Faqih Sya’bani. Ia menyampaikan tentang kemuliaan seorang hamba.

“Nabi Muhammad SAW berkata kepada para sahabatnya orang yang lebih mulia dan beriman adalah nanti setelah aku tidak ada, mereka adalah umat Islam yang aku cintai, bahwa sungguh beruntung orang yang tidak pernah melihat ku tapi beriman kepada Allah”, sebut Ahmad mengawali tausiahnya.

Ia katakan, Allah telah memberikan rahmat nikmat, karunia dan anugerah yang besar kepada umat manusia yaitu bisa mengenal Islam secara kaffah, dan karunia terbesar adalah Alquran serta anugerah yang paling besar adalah ilmu yang bermanfaat.

“Umat yang terbaik adalah umat Nabi Muhammad SAW karena kita adalah umat Nabi Muhammad SAW, dan merupakan kewajiban kita sebagai umat adalah dengan menjalankan perintahnya, agama Islam didapat melalui perjuangan dan rela mengorbankan, waktu harta bahkan nyawa,” terangnya.

Diakhir ceramah Al-Ustadz menyampaikan bahwa nasib bangsa dan negara tergantung anak mudanya, karena pemuda merupakan generasi penerus bangsa dan bahkan menjadi memimpin bangsa ini.

“Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba yang cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan menjadikan pemuda yang beriman dan taqwa kepada Allah, dan terakhir semoga Allah menjadikan kita mati dalam keadaan Khusnul khatimah”, ungkapnya.

Kemudian ceramah kedua oleh Ust. Dedi Suriansyah, MA. Ia mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi kita dan kewajiban kita sebagai umat untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadikan kita sebagai umat yang beruntung kelak dan mendapatkan safa’atnya di akhirat nanti.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kepala DPMK-PPKB Aceh Tamiang Mix Donal, SH, Kepala BPBD Syahri, SP, unsur Forkopimcam, Datok Penghulu, Ketua MDSK, Tok Imam Kampung dan perangkat Kampung Durian, tokoh agama, pemuda dan masyarakat Kampung Durian.

Laporan: DM

Tinggalkan Balasan