Berita  

Bupati Mursil: Rasulullah Adalah Contoh Terbaik

Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn saat memberikan santunan kepada anak yatim pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kec. Banda Mulia, Kamis (11/11/2021).

Rumohacehnews.com, Aceh Tamiang – Didampingi Asisten Pemerintahan, Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Kecamatan Banda Mulia di Halaman Kantor Camat setempat. Peringatan ini sebagai moment untuk mengenang bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, Kamis (11/11/2021).

Mengawali acara, Camat Banda Mulia, M. Farij mengatakan dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW”, peringatan Maulid Nabi tahun ini diharapkan bisa menjadi suri tauladan kita bersama.

Pada acara ini, Bupati Mursil, SH, M.Kn yang sebelumnya juga menghadiri Maulid di SMKN 1 Bendahara berkesempatan memberikan sambutan. Ia mengatakan Rasulullah merupakan contoh yang paling baik, setiap perkataan dan tingkah laku Rasulullah wajib untuk dilaksanakan.

“Semakin kita laksanakan perintah dan sunah Beliau, maka kehidupan kita akan semakin berkah, begitu pula dengan kampung kita”, ujar Bupati.

Selain itu, Mursil juga mengajak seluruh masyarakat bersama Umara dan Alim Ulama untuk menjaga kampung dari maksiat agar terbebas dari bencana.

Puncak acara peringatan Maulid Nabi ini diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Abdil Muhadir Ritonga, M. Pd.I. Dalam tausiyahnya, Ust. Abdil mengatakan beberapa bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Ada beberapa bukti kecintaan seorang umat terhadap Nabi. Pertama mengikuti sikap dan perbuatan Nabi seperti suka bercanda terhadap pasangan. Kedua menginfaqkan hartanya di jalan Allah, mengikuti cara ibadah (shalat) Nabi dan tidak memutuskan tali silahturahmi”, ungkap Ust. Abdil.

Berkenaan dengan harta yang diinfaqkan, Ust. Abdil juga menjelaskan bahwa tidak akan berkurang rejeki seseorang yang berbagi kepada empat golongan.

“Empat golongan yang semakin kita memberi, makan semakin memperbanyak rezeki kita. Yaitu harta yang kita berikan kepada orang tua, harta yang dipergunakan untuk membahagiakan istri, untuk kebutuhan anak sekolah dan terakhir harta yang diberikan kepada orang yang membutuhkan (miskin) tapi tidak pernah meminta”, jelasnya.

Selain penyampaian tausiah, turut dilakukan penyantunan kepada anak yatim yang berasal dari 10 kampung di Kecamatan Banda Mulia. Dan Acara diakhiri dengan makan bersama.

Laporan: DM

Tinggalkan Balasan