Insan Pers Kota Tanjungpinang Kecam Pernyataan Walikota Rahma yang Dinilai Provokatif

Sejumlah Insan Pers pada hari Rabu dini hari (23/6/2021) menyambangi kantor walikota tanjungpinang berkisar pukul 09.30 Wib. Kedatangan sejumlah insan pers kekantor walikota tanjungpinang ditenggarai atas statement walikota Hj.Rahma yang selalu mengatakan, bahwa dirinya selalu disudutkan oleh wartawan media online.

rumohacehnews.com, Tanjungpinang – Sejumlah Insan Pers pada hari Rabu dini hari (23/6/2021) menyambangi kantor walikota tanjungpinang berkisar pukul 09.30 Wib. Kedatangan sejumlah insan pers kekantor walikota tanjungpinang ditenggarai atas statement walikota Hj.Rahma yang selalu mengatakan, bahwa dirinya selalu disudutkan oleh wartawan media online.

Atas pernyataan sikap tersebut, para insan pers kota tanjungpinang mengecam walikota tanjungpinang, Rahma untuk melakukan klarifikasi terkait statemennya dalam pemberitaan beberapa waktu lalu.

@Rumohacehnews

Adapun statement yang harus di klarifikasi/dijelaskan yang telah di duga mencederai profesi dan tugas serta fungsi insan pers, yang dianggap tidak pantas untuk diucapkan menurut insan pers adalah :

1. Rahma mengatakan, selain alasan Refocusing, Dia juga mengungkapkan enggan meneruskan kerjasama Media, karena dianggap acap kali menyudutkan kinerja Wali Kota Tanjungpinang.

“Apakah benar statement tersebut diucapkan oleh walikota dan apa maksud dan tujuan dari ungkapan tersebut”?.

2. Saya mendapat informasi dari salah satu Grup Media, ada kalimat profokatif yang menyudutkan Wali Kota Tanjungpinang.

“Mohon jelaskan maksud dan tujuan kalimat provokatif tersebut.’

3. Rahma mengatakan, Dia juga telah berkoordinasi dengan Kadis Kominfo Kota Tanjungpinang, bahwa sebelum Media bisa memperbaiki kerja dan kinerja serta metode kritikan dan tulisan mereka, maka konsekuensinya adalah, seluruh pembiayaan untuk kerjasama tidak lagi dibayarkan.

‘”Apa tujuan maksud dari ungkapan diatas?.”

4. Saya punya informen yang selalu memberikan seluruh informasi apa saja yang dibicarakan serta ditulis dalam Grup itu, “Kalian Punya Media, Saya Punya Anggaran,” bebernya.

“Tolong jelaskan apa maksud dari kalimat kalian punya media, saya punya anggaran.”

Jika hal tersebut itu tidak benar, Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, SIP, silahkan menyelesaikan melalui somasi atau persuasif kepada media yang bersangkutan tanpa melibatkan media insan pers yang lain sekira nya itu berita hoaks sehingga tidak mencederai dan membuat kegaduhan diantara insan pers yang lain.

Selanjutnya, jika Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma. SIP, tidak merespon, melayani dan menanggapi pernyataan sikap kami, maka permasalahan ini akan kami laporkan kepada pemerintah Propinsi Kepri, Kemendagri, Dewan Pers dan pihak penegak hukum terkait jika ada hal yang dianggap sudah melanggar UU No 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.

Demikianlah pernyataan sikap kami ini kami sampaikan agar segera di tindak lanjuti.

Hingga berita ini diturunkan, kami belum mendapat konfirmasi lebih lanjut.

(TA)

Tinggalkan Balasan