Berita  

Sektor Pertanian Topang Ekonomi Warga Di Masa Pandemi

Bupati Aceh Tamiang bersama Wakil dan Beberapa Kepala OPD Aceh Tamiang berfoto bersama Wakil Bupati Langkat beserta jajarannya, Selasa (02/11/2021).

Rumohacehnews.com, Aceh  Tamiang – Perekonomian masyarakat Aceh Tamiang tidak banyak terganggu pada masa pandemi. Ini karena sebagian besar masyarakat di kabupaten ujung timur Aceh berprofesi sebagai petani. Demikian ulasan Bupati Mursil, SH, M.Kn, ketika menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin, SH beserta jajaran, Selasa (2/11) pagi, di ruang rapat Bupati setempat. Kunjungan kerja dimaksudkan untuk saling bertukar pengalaman antar dua pemda dalam mengelola daerah, terutama penanganan kemiskinan.

Bupati Mursil yang didampingi oleh Wabup, Tengku Insyafuddin beserta sejumlah Kepala SKPK mengatakan, beberapa inovasi yang dibidani Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan serta dukungan Maporina dan Satgas PUPL berhasil meningkatkan nilai keekonomian produk pertanian yang dihasilkan oleh petani Aceh Tamiang.

“Ada beberapa inovasi yang telah dilakukan Pemkab melalui dinas terkait seperti meluncurkan padi organik, Daerah Sumber Terverifikasi, dan program Peremajaan Sawit Rakyat. Semuanya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dari sisi perekonomian,” ujar Mursil.

Bupati Mursil kemudian mendeskripsikan, produk beras organik yang dihasilkan oleh petani di dua kampung berhasil menaikkan harga jual. Sementara pada sub sektor perkebunan, bekerja sama dengan IDH dan sejumlah lembaga lainnya, Satgas PUPL menjadi leader pengembangan kelapa sawit berkelanjutan dengan kegiatan peningkatan kapasitas petani dalam program bertajuk Daerah Sumber Terverifikasi, serta yang paling gres, program Peremajaan Sawit Rakyat yang telah mencapai total pengerjaan lebih dari 3000 hektar.

Wabup Insyafuddin yang ikut menyampaikan, secara umum bercerita kepada mereka tentang kemajuan Bumi Muda Sedia. Hal ini salah satunya karena Aceh, yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara, mendapat fasilitas bagi hasil migas sesuai dengan kekhususan. Dari hasil tersebut, Aceh Tamiang yang ikut mendapat bagian, membangun infrastruktur guna mendukung peningkatan perkonomian masyarakat.

“Pembangunannya ada yang dilaksanakan langsung oleh Pemkab Aceh Tamiang dan sebahagian lagi dikerjakan oleh Pemerintah Aceh. Saat ini, juga  telah dibangun proyek nasional seperti pembangunan proyek kereta api dan tol”, ungkap Wabup.

Dalam strategi penanggulangan pengangguran, Bupati mengungkapkan kabupaten bergelar Bumi Muda Sedia mendapatkan program Skill Development Center (SDC) yang dikoordinasikan oleh Bappenas. Dengan program ini, sekurangnya seribu tenaga kerja terampil telah berhasil diciptakan oleh dinas terkait.

Sementara itu, Wabup Langkat Syah Afandin mengungkapkan, kunjungan ini perdana ia lakukan bersama rombongan. Ia merasa senang, karena Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bisa menerima kunjungan silaturrahmi di masa pendemi.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Bupati Mursil dan Wabup Insyafuddin, Syah Afandin mengatakan, pendekatan yang dilakukan oleh Kepala Daerah sangat berpengaruh kepada perkembangan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini dibuktikan, di masa pandemi, perekonomian di Kabupaten Aceh Tamiang tidak berpengaruh.

“Secara historis pada tahun 1823, Langkat Tamiang itu menyatu. Tetapi walaupun terpisah, kita tetap menjalankan silaturrahmi,” tuturnya.

Syah Afandin mengatakan, periode kepemimpinan Bupati Terbit Rencana PA dan dirinya menitikberatkan pembangunan pada sektor pariwisata.

“Kalau di Langkat yang kita kembangkan wisata religi, salah satunya Perkampungan Suluk Besilam di Tanjung Pura,” ucap Wabup Langkat.

“Kami ucapkan terima kasih atas penerimaan kami bersama rombongan dan disambut dengan sangat baik”, pungkasnya mengakhiri.

Dalam kunjungan ini, Wabup Langkat membawa serta Kadis Dukcapil, Kadisnakertrans, Kadis Pertanian, Sekretaris Bappeda dan sejumlah pejabat SKPD Kabupaten Langkat. Usai penerimaan di ruang rapat Bupati, acara dilanjutkan dengan pembahasan materi pokok kunjungan kerja yang dipandu oleh Bappeda Aceh Tamiang.

Laporan: DM

Tinggalkan Balasan